Nissan Bikin Skandal Lagi, Palsukan Data Pengujian Kendaraan

10 December 2018 by
Nissan Bikin Skandal Lagi, Palsukan Data Pengujian Kendaraan

Uzone.id - Masalah dan isu negatif yang menimpa Nissan gak juga mereda, malah berpotensi kembali bikin heboh jagad otomotif.

Setelah skandal sang bos besar, Carlos Ghosn, baru-baru ini Nissan mengumumkan akan menarik kembali alias recall mobil-mobilnya karena adanya pemalsuan data pengujian.

Gak tanggung-tanggung, jumlahnya mencapai ratusan ribu unit, tepatnya ada 150 ribu unit mobil Nissan yang harus ditarik kembali dari pasaran di Jepang.

Nissan menemukan ada data yang tidak akurat selama proses pengujian mobil baru. Pengujian tersebut meliputi rem, kecepatan, sistem kemudi dan lain-lain.

Nissan Juke, Nissan Note, Nissan Leaf, Nissan Cube, Nissan Sylphy, termasuk jajaran model yang terkena imbas dari recall tersebut, diproduksi antara November 2017 sampai Oktober 2018.

Beberapa oknum karyawan sudah mengakui perbuatan curangnya, yang tidak mengikuti prosedur sesuai regulasi yang sudah ditetapkan.

Ini sudah keempat kalinya Nissan tersandung masalah terkait pemalsuan data pengetesan terhadap produk-produknya.

Rekor terbanyak pada September 2017 lalu. Tercatat, ada satu juta unit mobil Nissan yang dijual di Jepang dan harus ditarik kembali.

Juli tahun ini, Nissan mengaku mengubah data emisi gas buang dan efisiensi bahan bakar di 19 model, termasuk Juke dan Note.

Baca juga: Avanza-Xenia vs Xpander-Livina

Apa Reaksi Anda ?

Love
0%

Suka

Laugh
0%

Lucu

Surprised
80%

Kaget

Sad
0%

Sedih

Angry
20%

Marah

681 Comments in this article

Tunggu Sebentar Ya...

Submit
Ghifari Fajar 21 January 2019 | 20:50:33

berikan tes pengujian di sebuah artikel

Il 21 January 2019 | 10:47:48

waduh sudah di pasarkan kenapa di tarik lagi

Andrianto pashol 20 January 2019 | 19:00:28

huh bikin masalah mulu nih

Rico Putra 20 January 2019 | 08:01:35

wah mantapkan bikin skandal mulu nih

Alland 19 January 2019 | 16:15:56

seharusnya data pengujian dilakukan dengan sebaik-baiknya agar tidak menimbulkan Kepalsuan

Load More Comments
Contact Us:
Redaksi: redaksi@uzone.id
Sales: sales@uzone.id
Marketing: marketing@uzone.id
Partnership: partnership@uzone.id
To Top