Paris Siapkan Taksi Terbang pada Olimpiade 2024

25 June 2019 by
Paris Siapkan Taksi Terbang pada Olimpiade 2024

Paris tengah mengerjakan inovasi alat transportasi taksi terbang yang bakal melayani pengunjung yang hendak menonton turnamen di Olimpiade Paris 2024. Taksi ini akan membawa penumpang dari Bandara Charles de Gaulle ke kota Paris.

Taksi "terbang" ini dibuat untuk mempersingkat waktu tempuh bandara hingga ke kota Paris. Sebab, saat ini jarak keduanya memakan waktu satu jam. Maka, melalui transportasi ini pengunjung dapat menghemat waktu kurang dari satu jam.

Ada tiga perusahaan yang terlibat dalam proyek tersebut yaitu Airbus, Aeroports de Paris dan Otoritas Transportasi Paris.

"Pada 2010 untuk pertama kalinya, lebih dari setengah umat manusia tinggal di perkotaan dan menurut kami pada tahun 2030 angka itu akan melampaui 60 persen," kata CEO Airbus Guillaume Faury dikutip Phys

Sementara itu Aeroports de Paris harus memilih lokasi pusat taksi "terbang" di Paris pada akhir 2019 dan harus siap dalam waktu 18 bulan. Menurut Direktur Jenderal Eksekutif ADP Group Edward Arkwright, pihaknya membutuhkan investasi infrastruktur sebesar US$11,3 juta untuk menyiapkan lokasi itu.

Lalu, untuk membuat mesin Vertikal Take-off and Landing (VTOL) yang bakal disematkan pada taksi, ADP bekerja sama dengan Airbus. Keduanya akan bekerjasama dalam beberapa tahun ke depan untuk mengembangkan skema mobilitas perkotaan. Idealnya, taksi ini nantinya akan tersedia tiap enam menit sekali.

"Kemitraan ini adalah peluang unik untuk mengembangkan solusi teknologi, produk, kerangka kerja dan model ekonomi," ucap Faury.

ADP dan Airbus diketahui telah memiliki dua model prototipe taksi "terbang" yaitu Vahana yang dirancang dengan kursi tunggal dan CityAirbus dengan empat kursi.

Teknologi baterai dan pendeteksi tabrakan pada taksi-taksi terbang ini makin baik, seperti diungkap Kepala Bidang Aeronautika dan Masalah Pertahanan Deloitte Jean-Louis Rassineux. Namun, taksi terbang ini masih harus menyelesaikan sejumlah kendala seperti kompatibilitas dan pengaturan lalu lintas udara.

"Proyek ini tidak hanya mengurangi hambatan infrastruktur tetapi juga mengenai lalu lintas udara karena melibatkan percobaan dalam koridor [udara] tertentu," jelas Rassineux.
Saat ini, taksi terbang ini akan menggunakan kolom udara yang biasa digunakan oleh helikopter seperti diungkap Arkwright yang dilansir Engadget

[Gambas:Video CNN]

Berita Terkait

Apa Reaksi Anda ?

Love
0%

Suka

Laugh
0%

Lucu

Surprised
0%

Kaget

Sad
0%

Sedih

Angry
0%

Marah

367 Comments in this article

Tunggu Sebentar Ya...

Submit
Beauty Blush 01 July 2019 | 17:43:43

gimana caranya taxi tapi terbang, inovasi jaman skrg makin didepan yah

Anna Salsabila 29 June 2019 | 16:00:19

ini baru keren taksi bisa terbang

Arkis krc 29 June 2019 | 09:52:17

semoga saja kalau bisa bagus terbangnya

Iyan Saja 29 June 2019 | 07:35:15

taksi terbang terbaru ya ini keren mah

kaka 28 June 2019 | 20:03:50

memakan waktu satu jam. Maka, melalui transportasi ini pengunjung

Load More Comments
Contact Us:
Redaksi: redaksi@uzone.id
Sales: sales@uzone.id
Marketing: marketing@uzone.id
Partnership: partnership@uzone.id
To Top