Home
/
Technology

Mau Konsumen ‘Naik Kelas’, Samsung Matikan Galaxy J

Mau Konsumen ‘Naik Kelas’, Samsung Matikan Galaxy J
Hani Nur Fajrina23 March 2019
Bagikan :

(Foto: Uzone.id/Hani Nur Fajrina)

Uzone.id -- Jangan bingung kalau mendadak melihat Samsung jadi getol merilis lini produk Galaxy A di tahun ini. Samsung memang siap menyetop produksi Galaxy J.

Galaxy J selama ini dikenal sebagai lini produk Samsung yang menyajikan ponsel pintar untuk kelas menengah ke bawah. Artinya, fitur-fitur dan harganya sangat terjangkau. Namun, ‘nyawa’ Galaxy J akan berakhir karena kelahiran Galaxy A.

“Kami siap menyetop produksi Galaxy J, dilakukan secara bertahap,” ucap Selvia Gofar selaku Senior Product Market Samsung Indonesia usai acara peluncuran Galaxy A30 dan A50 di Jakarta Pusat, Jumat (22/3).

Baca juga: Samsung Rilis Galaxy A30 dan A50, Harganya di Bawah Rp5 Juta

Lantas bagaimana dengan proses penjualannya?

Menurut Selvia, sembari memberhentikan produksi secara bertahap, penjualan produknya juga tidak serentak langsung disetop.

“Sejauh ini belum ada rencana penarikan penjualan, kami jual semua yang ada dulu sampai stok habis,” imbuh Selvia.

Sebagai gantinya, Samsung siap gencar mempromosikan Galaxy A yang lebih mengedepankan desain stylish, spesifikasi ‘turunan’ dari Galaxy S namun dikemas sesuai selera pasar kelas menengah, serta memprioritaskan kebutuhan generasi Z yang memang menjadi target utamanya.

“Gen Z itu suka bikin konten secara live, apa-apa ingin update bermacam-macam di media sosial, jadi butuh fitur yang mendukung seperti wide-angle, live focus, dan lain sebagainya. Ini fitur yang kita unggulkan khusus di seri A,” lanjut Selvia.

Baca juga: Selamat Tinggal Galaxy J

Selvia juga menjabarkan singkat perbedaan Galaxy A dengan Galaxy M yang baru muncul di Februari 2019, karena Galaxy M juga dipatok dengan harga kelas menengah.

Dia meyakinkan, Galaxy A dan Galaxy M tidak akan kanibalisasi. Selvia pun pernah menyebut, kalau Galaxy M jadi pilihan tepat bagi pengguna ponsel fitur (feature phone) yang ingin beralih ke ponsel pintar.

“Galaxy A itu untuk generasi Z fokusnya, kalau Galaxy M lebih ke pengguna yang mementingkan segi daya tahan baterai, coba saja lihat Galaxy M20 yang kapasitasnya 5.000 mAh. Untuk fitur Galaxy M lebih basic dibanding Galaxy A,” tutup Selvia.

populerRelated Article