Home
/
Automotive

Konsumen Komentari Datsun Setop Produksi Januari 2020

Konsumen Komentari Datsun Setop Produksi Januari 2020
Rayhand Purnama26 November 2019
Bagikan :

Datsun telah memutuskan untuk berhenti memproduksi mobil di Indonesia mulai Januari 2020 imbas dari kalah bersaing memperebutkan pasar di Indonesia. Keputusan Datsun di Indonesia rupanya tidak terlalu mengejutkan sejumlah konsumennya.

Pengguna sekaligus komunitas angkat bicara pasca kabar tak sedap dari Datsun Indonesia. Mereka meyakini prinsipal akan bertanggung jawab kepada konsumen terkait purnajual mobil.

"Sampai hari ini masih tetap kok memberi dukungan pada kegiatan DGCI terutama kegiatan sosial sebagai salah satu komunitas terbesar Datsun di Nusantara," kata Presiden of Datsun Go+ Community Indonesia (DGCI) Ucok Charles Kairupan melalui keterangan tertulisnya dikutip Selasa (26/11).

"Yang paling dekat, awal minggu pertama Desember ini Nissan telah berkomitmen ikut memeriahkan gelaran perayaan 5th Anniversary dan Jambore Nasional DGCI 2019," sambungnya.

Berdasarkan keterangan Ucok bahwa Nissan tidak akan lepas tanggung jawab terhadap purna jual kendaraan Datsun di Indonesia. Para pemilik Datsun punya pandangan setop produksi bukan berarti menghentikan operasi sepenuhnya di Tanah Air.

"Ke depan keyakinan kami Nissan akan bermanuver baik guna menyikapi perkembangan pasar otomotif," ucap Ucok yang mengklaim memiliki anggota dari Sumatera hingga Papua ini.

Diberitakan sebelumnya, Head of Communication NMI Hana Maharani memastikan pihaknya hanya akan menjual unit Datsun yang tersedia di sejumlah dealer di Indonesia mulai tahun depan. Selain itu NMI akan memenuhi layanan purnajual, garansi, hingga suku cadang hingga 10 tahun mendatang.

"Layanan purna jual, service warranty tidak berubah di bengkel resmi kami akan tetap ada," ucap Hana.

Pemerintah menyatakan Nissan resmi menghentikan produksi mobil Datsun di Indonesia awal tahun depan karena hitung-hitungan skala ekonomi perusahaan tidak memenuhi target.

Jika terus mempertahankan memproduksi mobil Datsun, perusahaan disebut bakal mengalami kerugian lebih besar. Sebab peminat mobil Datsun di Indonesia terus mengecil.

Menurut Direktur Jenderal Jenderal Industri Logam, Mesin, Alat Transportasi, dan Elektronika Kementerian Perindustrian (Kemenperin) Harjanto untuk menggantikan Datsun, pabrik tersebut bakal dialihfungsikan untuk memproduksi mesin Livina-Mitsubishi Xpander hingga mobil bertenaga listrik.

Berita Terkait

populerRelated Article