Home
/
Sport

Khabib Lebih Tertarik Lawan Mayweather daripada Ferguson

Khabib Lebih Tertarik Lawan Mayweather daripada Ferguson
Nova Arifianto27 November 2018
Bagikan :

Petarung UFC Khabib Nurmagomedov lebih tertarik melawan petinju Amerika Serikat Floyd Mayweather Jr. daripada petarung Tony Ferguson.

Sebelumnya, rumor pertarungan Khabib lawan Ferguson mencuat di kalangan petarung UFC. Meski begitu, Khabib lebih condong bertarung lawan Mayweather tanpa memberikan detil yang jelas mengenai pertarungan tersebut.

"Untuk warisan dan dari segi materi serta olahraga, saya pikir pertarungan lawan Mayweather jauh lebih menarik," kata Khabib seperti yang dikutip dari MMA Junkie pada Selasa (27/11).

Khabib mengatakan segala bentuk negosiasi tentang pertarungan dia selanjutnya harus menunggu hingga 10 Desember. Saat itu, petarung asal Rusia ini bakal menjalani sidang disiplin dengan Komisi Atletik Nevada (NAC) terkait keributan yang ia ciptakan usai bertarung lawan petarung asal Irlandia, Conor McGregor, dalam UFC 229 di T-Mobile Arena, Las Vegas, pada 6 Oktober 2018.

Floyd Mayweather Jr. lebih diminati Khabib Nurmagomedov untuk bertarung ketimbang lawan Tony Ferguson. (
Preview
Floyd Mayweather Jr. lebih diminati Khabib Nurmagomedov untuk bertarung ketimbang lawan Tony Ferguson. (Foto: Christian Petersen/Getty Images/AFP)

"Komisi atletik harus menyelesaikan permasalahan sebelumnya, dan setelah itu kita bicara [pertarungan selanjutnya]," katanya.

Sebagai seorang muslim yang taat, sosok Khabib saat ini memiliki pengaruh yang besar terhadap kehidupan di Rusia. Ia tak segan mengkritik aspek kehidupan malam di wilayah kelahirannya, Dagestan, yang bertolak belakang dengan ajaran Islam.

Pengaruh Khabib tersebut pun kerap dihubungkan dengan dunia politik. Mantan petinju kelas berat Nikolai Valuev kini seorang anggota parlemen di Rusia. Namun, Khabib menyampaikan ia tidak ada minat untuk bergabung dengan Valuev.

"Saya mencoba untuk menjauh dari semua itu. Hal terpenting adalah keinginan untuk menolong orang dan Anda tidak harus menjadi seorang anggota parlemen untuk melakukan itu," ucap dia.

Berita Terkait

populerRelated Article