Home
/
Automotive

Honda Sensing Ada Tambahan Fitur SAS untuk Pertama Kalinya

Honda Sensing Ada Tambahan Fitur SAS untuk Pertama Kalinya
Tomy Tresnady26 September 2022
Bagikan :

Uzone.id - Fitur keselamatan aktif Honda Sensing mendapat fitur baru bernama Sudden Acceleration Supression (SAS) atau fungsi kontrol akselerasi mendadak yang ditanamkan pada model kei car Honda N-WGN terbaru yang dipasarkan di Jepang.

SAS merupakan fitur pintar jika pedal gas atau akselerator dan pedal rem tidak sengaja diinjak, maka akselerasi akan dikendalikan dan pengemudi akan diingatkan lewat tampilan layar dan suara sehingga fokus pengemudi lebih tinggi lagi.

Honda Motor Co. Ltd akan meluncurkan N-WGN dan N-WGN Custom pada Jumat (22/9/2022) dengan pilihan varian Style + Bitter dan N Style.

BACA JUGA: Mitsubishi Outlander Sport Terbaru Resmi Meluncur, Pakai Mesin Hybrid

N-WGN membawa fitur keselamatan dan keamanan pada next level serta megutamakan fungsional sehingga nyaman digunakan sehari-hari.

Mobil ini membawa mesin 660 liter, DOHC, 3-silinder dan ada juga pilihan mesin 660 liter turbo. Kemudian, mesin dipasangkan dengan transmisi CVT untuk menyalurkan tenaga ke roda depan (2WD) dan ke semua roda (4WD).

BACA JUGA: Supercar Listrik China Ini Bisa Kalahkan Kecepatan Bugatti Chiron

Uniknya, kursi penumpang depan bisa berputar sehingga sangat ramah bagi penumpang yang mengalami kesulitan saat akan keluar dari mobil, seperti dilansir Car.watch.impress.co.jp.

Preview
Honda N-WGN (Foto: Car.watch.impress.co.jp)

Kei car ini akan dijual antara 1.549.000 yen hingga 1.683.000 yen atau jika dirupiahkan harganya jadi Rp162 juta hingga Rp176 juta (kurs Rp104,4 per 1 yen).

Honda Sensing adalah serangkaian teknologi keselamatan yang memberikan perlindungan menyeluruh bagi pengemudi dan penumpang dengan memberikan peringatan untuk secara otomatis mengambil tindakan untuk mengurangi risiko kecelakaan.

Teknologi ini juga diberikan pada All New Honda BR-V Prestige CVT with Honda Sensing yang dijual di Indonesia, di mana  meliputi:

1. Lead Car Departure Notification System (LCDN), sistem yang berfungsi untuk menginformasikan pengemudi saat kendaraan berhenti dan kendaraan di depannya mulai menjauh.

2. Collision Mitigation Brake System (CMBSTM), merupakan sistem yang membantu ketika terdapat kemungkinan kendaraan berbenturan dengan kendaraan lain atau pejalan kaki yang terdeteksi di depan. CMBSTM didesain untuk memberi tanda atau peringatan ketika potensi berbenturan dapat terjadi, dan membantu mengurangi kecepatan kendaraan untuk mengurangi dampak benturan yang tidak terhindarkan.

3. Lane Keeping Assist System (LKAS), membantu kemudi untuk menjaga kendaraan tetap berada pada jalur yang terdeteksi dan memberikan getaran dan visual jika kendaraan terdeteksi keluar dari jalur.

Road Departure Mitigation (RDM), berfungsi untuk memberikan peringatan dan jika diperlukan melakukan koreksi secara otomatis pada roda kemudi apabila pengendara keluar dari jalur agar kembali ke jalur yang benar.

4. Adaptive Cruise Control (ACC), membantu menjaga kestabilan kecepatan kendaraan dan mengatur jarak di belakang kendaraan yang terdeteksi di depan, membantu mengurangi kecepatan dan menghentikan kendaraan Anda tanpa harus menginjak rem atau gas apabila kendaraan yang terdeteksi berhenti.

5. Auto-High Beam, sistem ini secara intuitif akan berganti antara lampu besar dan lampu normal tergantung pada situasi jalan.

populerRelated Article