Home
/
Automotive

Alasan Tesla Buka Markas Baru di Malaysia

Alasan Tesla Buka Markas Baru di Malaysia
Muhammad Faisal Hadi Putra23 July 2023
Bagikan :

Uzone.id - Tesla dipastikan buka kantor cabang di Malaysia, tepatnya di kawasan Selangor. Kantor ini menjadi markas pusat untuk operasi bisnis Tesla di Asia Tenggara.

Menurut Direktur Regional Tesla, Isabel Fan, dukungan dari pemerintah menjadi alasan utama mengapa Tesla memilih Malaysia sebagai pusat untuk ekspansi di Asia Tenggara.

"Fokus perusahaan adalah agar Malaysia menjadi bagian dari pengembangan industri kendaraan listrik di regional Asia Tenggara," jelas Fan, seperti dikutip dari Nikkei Asia.

Selain itu, Tesla juga melihat keseriusan pemerintah Malaysia untuk menambah infrastruktur pendukung dalam waktu dekat. Setidaknya sampai 2025, Malaysia berencana membangun 10.000 stasiun pengisian kendaraan listrik pada tahun 2025.

"Malaysia akan sangat (menjadi bagian) dari perkembangan ini," katanya.

Bukan cuma membangun kantor pusatnya di Malaysia, Tesla juga telah meluncurkan stasiun pengisian super cepat dalam ruangan di pusat perbelanjaan lokal. 

Pemesanan mobil listrik Tesla Model Y dan Model 3 pun sudah dibuka secara online. 

Perusahaan besutan Elon Musk ini juga akan membuka Tesla Experience and Service Centre sebagai bagian dari inisiatif BEV (Battery Electric Vehicle) Global Leaders yang diumumkan pemerintah untuk menarik pabrikan kendaraan listrik. 

Fasilitas ini nantinya berlokasi di Cyberjaya, kawasan industri di Selangor. Di sana, memang terdapat perusahaan otomotif lainnya, seperti Toyota, Nissan, Honda, dan Volvo. Porsche, BMW dan Mercedes-Benz.

"Kehadiran Tesla di sini juga akan membantu meningkatkan kredensial pro-bisnis dan pro-investasi Malaysia di panggung global dan kami berharap dapat menyambut lebih banyak investor multinasional yang memiliki visi yang sama untuk mengembangkan pertumbuhan ekonomi yang lebih berkelanjutan, seimbang, dan inklusif bagi bangsa kami," ucap Menteri Investasi, Perdagangan, dan Industri Malaysia, Tengku Zafrul Abdul Aziz.

Di kesempatan yang sama, Wakil Menteri Investasi, Perdagangan, dan Industri Malaysia, Liew Chin Tong menyebut bahwa peran pemerintah adalah memastikan bahwa seluruh ekosistem kendaraan listrik harus selengkap mungkin tanpa memihak satu perusahaan pun.

populerRelated Article